Home / Uncategorized / Orientasi Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Institut PTIQ Jakarta

Orientasi Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Institut PTIQ Jakarta

shuluddin PTIQ. 4.10.2020  10.15 Wib

Ushuluddin PTIQ: Bertempat di Pondok Risky Muncul Serpong Tangerang Selatan, pada tanggal 29 Agustus 2020 Ushuluddin kembali menggelar Orientasi Mahasiswa kelas sore tahun ajaran 2020/2021. Acara tersebut tetap menggunakan sistem protokol kesehatan yang ketat dengan memeriksa suhu tubuh (termogun), cuci tangan, hand sanitizer, menggunakan masker, tempat terbuka, jarak yang diatur dan durasi pertemuan yang singkat..

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ushuluddin, Ust. Andi Rahman, MA. menceritakan latar belakang dibukanya kelas sore prodi IAT Fak. Ushuluddin ini sebagai upaya membuka pintu akademik bagi para guru (ustadz-ustadzah) yang sibuk mengajar baik di sekolah formal, non-formal di tengah-tengah masyarakat ataupun pegawai dan sebagainya namun belum memiliki ijazah formal jenjang sarjana strata 1 serta berkeinginan mendalami ilmu agama (Ilmu al-Qur’an dan Tafsir)

Dalam acara tersebut, dibahas seputar tehnis perkuliahan daring selama satu semester ke depan. para mahasiswa diberi bekal bagaimana menggunakan  google meet dan google classroom sebagai aplikasi yang saat ini sedang digunakan oleh fakultas Ushuluddin. Di sela-sela presetasinya, Ust. Amiril selaku penyaji menyatakan bahwa untuk saat ini google meet dan google classroom  adalah dua aplikasi yang sangat mudah digunakan oleh dosen dan mahasiswa mengingat aplikasi ini mempermudah dosen dan mahasiswa dalam proses belajar mengajar online. Google meet bisa langsung digunakan secara free dengan durasi waktu yang cukup, selain dapat membagi makalah atau PPT (Microsoft power point)-nya, aplikasi ini juga bisa merekam hasil perkuliahan daring. Sementara google classroom berfungsi sebagai wadah yang cukup membantu dosen dan mahasiswa mengupload makalah, youtube, memasukkan link materi perkuliahan. Semua ini sangat memudahkan para dosen dan mahasiswa berinteraksi dengan mahasiswa selama masa new-normal ini. Aplikasi ini sudah digunakan oleh ushuluddin sejak tiga tahun lalu sejak kerjasama dengan google suite for education.

Melengkapi pernyataan bapak dekan, sebagai mahasiswa prodi IAT Fakultas Ushuluddin, para mahasiswa baru diberi bekal mengenai tehnis perkuliahan khusus untuk semester ini (kuliah daring), dan pembahasan seputar matakuliah yang akan diambil selama 4 tahun ke depan. Mata Kuliah Prodi IAT sudah dibuat berdasarkan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dan masukan dari AIAT (Asosiasi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir). Dalam acara ini, dibahas pula jenis-jenis mata kuliah yang meliputi penciri Institut, Fakultas dan Prodi dengan pembagian sebagai berikut; smster 1 dan 2 khusus mata kuliah Institut, 3 dan 4 untuk mata kuliah fakultas dan selebihnya; 5-8 mata kuliah prodi.

Selain di atas, sebagai penutup, prodi memperkenalkan masing-masing dosen yang nantinya akan mengampu beberapa mata kuliah selama perkuliahan ke depan. (LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top