Home / Latest Events/News / HIMA IQTAF Merayakan Tahun Baru Hijriyah & HUT RI Ke-77

HIMA IQTAF Merayakan Tahun Baru Hijriyah & HUT RI Ke-77

Ushuluddin PTIQ 25/08/22: Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1444 H dan HUT RI ke 77, Himpunan Mahasiswa Ilmu Al Qur’an (HIMA-IQTAF) Institut PTIQ Jakarta menggelar acara Gema Muharram dan HUT RI ke 77 pada tanggal 02-18 Agustus 2022. Rangkaian acara diisi dengan berbagai perlombaan seperti turnamen futsal, fotografi & cipta puisi dan lomba video kajian tafsir al-Qur’an. Selain itu, diadakan juga webinar nasional sebagai penutup acara.

Pada hari Kamis 11 Agustus 2022 dilaksanakan Turnamen Futsal di Primaraga Hall, Ciputat. Turnamen dibuka untuk umum, bukan hanya untuk mahasiswa internal PTIQ saja. Adapun tim-tim yang terdaftar ada delapan tim diantaranya yaitu PMBM FC, KOMPPAQ FC, Millenium FC, FUMAS FC, KMB FC, Nurmedina FC, FKMBC FC, dan HIMADA FC.

Turnamen berlangsung selama 9 jam, dari pukul 08.00-16.00 WIB dengan sangat meriah dan semua tim sangat antusias serta menikmati pertandingan turnamen tersebut.

Setelah bermain dengan sengit akhirnya pertandingan dimenangkan oleh kontingen dari organisasi daerah Keluarga Mahasiswa Betawi (KMB FC) sebagai juara pertama, KOMPAQ FC mendapatkan posisi sebagai runner up atau juara kedua. Sementara pada laga perebutan juara ketiga FKMBC kalah dalam menghadapi PMBM FC sehingga posisi tersebut diraih oleh PMBM FC.

Adapun beberapa perlombaan lainnya yaitu Lomba Video Kajian Tafsir dan Lomba Fotografi & Cipta Puisi berlangsung secara online mulai tanggal 02-17 Agustus 2022, para peserta dari berbagai daerah sangat antusias dan mengirimkan karya terbaiknya pada perlombaan tersebut.

Selanjutnya pada hari Rabu 18 Agustus 2022 diselenggarakan webinar nasional yang dilaksanakan secara online melalui zoom meeting.

Webinar kali ini berlangsung dari pukul 09.00 WIB – selesai. Adapun tema yang di bahas adalah “Peran dan Peluang Mahasiswa Tafsir dalam Menyambut Bonus Demografi 2045” Mengapa tema tersebut diangkat, yaitu untuk mempersiapkan dan memberikan pandangan kepada mahasiswa tafsir dalam menyambut Indonesia Emas yang diprediksi pada tahun 2045.

Acara webinar ini diawali dengan sambutan bapak Dr. Lukman Hakim, MA. selaku kaprodi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Institut PTIQ Jakarta. Dalam sambutannya, beliau mengkonfirmasi berdasarkan data yang beliau dapat bahwa di tahun tersebut memang masyarakat Indonesia akan mengalami usia yang sangat produktif dimana mayoritas penduduknya sekitar 70 persen usia muda. Beliau berharap meskipun dalam perkuliahan kita fokus terhadap jurusan tafsir, akan tetapi hal tersebut tidak dijadikan sebagai alasan untuk tidak mempelajari keahlian lainnya.

Tujuan dilaksanakannya webinar ini adalah untuk membuka cakrawala berpikir mahasiswa tafsir dalam menyambut bonus demografi 2045 mendatang. Mahasiswa tafsir juga harus berpikiran maju dan modern sehingga siap menerima perubahan yang akan terjadi.

Terdapat dua pembicara dalam webinar nasional Gema Muharram dan HUT RI 77 ini yaitu Bpk. Muhammad Khairul Anwar, S.Ud., M.Ag., sebagai pemateri pertama. Beliau merupakan ketua Indonesia Smart Generation dan dosen Fakultas Ushuluddin Institut PTIQ Jakarta. Beliau memberikan pandangan tentang bagaimana tantangan ke depannya bagi mahasiswa tafsir, yaitu mahasiswa tafsir kedepannya akan dihadapkan dengan istilah-istilah baru dalam ilmu umum, dan juga akan dihadapkan dengan masyarakat islam yang progresif.

Kemudian dilanjutkan pemaparan dari pemateri kedua yaitu Bpk. Ansor Bahari, MA. Beliau juga merupakan salah satu dosen tetap Fakultas Ushuluddin Institut PTIQ Jakarta. Dalam sudut pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa mahasiswa ditahun itu harus mengambil peran, tentu sebelum mengambil peran itu mahasiswa harus menguasai banyak pendekatan dalam memandang Al-Qur’an secara luas. Maka peran yang dimaksud adalah mahasiswa tafsir harus membawa islam itu dengan wajah yang senyum atau Islam ramah, bukan menggambarkan Islam yang marah. Di samping itu juga mahasiswa harus mengusai berbagai pendekatan diantaranya gender, sains, hermeneutik, dan semiotik. Hal ini membuat peserta yang hadir begitu antusias dalam mengikuti jalannya webinar, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada kedua narasumber tersebut. Terakhir, ketua pelaksana membacakan SK pemenang lomba dan ditutup dengan pembacaan doa (Abd. Shobur)

Peserta Webinar Hima Iqtaf
Hima Iqtaf ikut memeriahkan perayaan Kemerdekaan HUT RI ke 77.
Top