PROFIL FAKULTAS USHULUDDIN

Pembukaan fakultas Ushuluddin Institut PTIQ Jakarta ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor Nomor PTIQ/044/C.2.2/X/2001 tertanggal 1 Oktober 2001. Izin operasional diberikan oleh Kopertais Wilayah I DKI Jakarta melalui Surat Keputusan Nomor 108 tahun 2002 tertanggal 1 Agustus 2002, dan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama melalui Surat Keputusan Nomor Dj.II/474/2004. Pada tahun 2009 program studi Tafsir Hadis fakultas Ushuluddin mendapat akreditasi “B” (nilai 327) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan Surat Keputusan Nomor 013/BAN-PT/Ak-XII/s1/VI/2009 yang pada tahun 2015 meningkat menjadi “A” (nilai 366) berdasarkan Surat Keputusan Nomor 773/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2015.

Sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 1429 tentang Penataan Program Studi di Perguruan Tinggi Agama Islam, program studi Tafsir Hadis fakultas Ushuluddin berubah menjadi program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir. Perubahan ini telah mendapatkan persetujuan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI melalui Keputusan Nomor 5973 tertanggal 20 Oktober 2015. Berdasarkan rencana strategis (renstra), dalam waktu dekat fakultas Ushuluddin akan membuka program studi Ilmu Hadis.

A.        Visi dan Misi

Fakultas Ushuluddin memiliki visi menjadi fakultas yang unggul, kompetitif dan profesional dalam studi ilmu-ilmu Al-Quran, tafsir dan hadis dengan mengintegrasikan keindonesiaan dan kemanusiaan

Untuk mewujudkan visi di atas, fakultas Ushuluddin memiliki misi sebagaimana berikut ini: Pertama, menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran research based learning, problem solving based learning dan contextual teaching & learning dalam rangka quality assurance yang sesuai dengan karekteristik (ciri khas) Institut PTIQ Jakarta. Kedua, melaksanakan penelitian dalam rangka pengembangan keilmuan dan karya-karya inovasi para ulama. Ketiga, menjadi pusat studi dan penelitian tentang ilmu-ilmu keislaman, khususnya ilmu Al-Quran, tafsir dan hadis. Keempat, menghasilkan lulusan sarjana yang memiliki kualifikasi dan kompetensi di bidang ilmu Al-Quran, tafsir dan hadis.

Tujuan dari fakultas Ushuluddin adalah: Pertama, terwujudnya program studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir juga program studi Ilmu hadis yang unggul, kompetitif dan profesional. Kedua, menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi profesional, sosial dan kepribadian di bidang Ilmu Ushuluddin (Al-Quran, tafsir, dan hadis). Ketiga, menghasilkan sarjana yang mampu mengembangkan ilmu Al-Quran, tafsir, tahfizh Al-Quran, dan hadis serta membumikannya di tengah-tengah masyarakat. Keempat, menghasilkan teori, riset, dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Al-Quran, tafsir, tahfizh Al-Quran, dan hadis yang bermanfaat bagi umat Islam, bangsa dan negara.

Program studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir memiliki visi menjadi pusat studi dan pengembangan ilmu Al-Quran, tafsir, dan tahfizh Al-Quran yang menghasilkan sarjana-sarjana unggul, kompetitif dan profesional pada tahun 2020.

Untuk mewujudkan visi di atas, program studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir menetapkan misinya, yaitu: Pertama, menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dengan pendekatan Research based learning, problem solving based learning dan contextual teaching & learning di bidang ilmu Al-Quran dan tafsir. Kedua, melaksanakan pengkajian, penelitian dan pengembangan ilmu Al-Quran dan tafsir dalam rangka memberikan solusi terhadap problematika umat, serta merespon perkembangan sains dan teknologi. Ketiga, melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Al-Quran (tilawah, tahsin, dan tahfizh), serta aktualisasi nilai-nilai Al-Quran di tengah-tengah masyarakat.
Program studi Ilmu Hadis memiliki visi menjadi pusat studi dan pengembangan kajian hadis dan ilmu hadis yang menghasilkan sarjana-sarjana unggul, kompetitif dan profesional pada tahun 2023.

Untuk mewujudkan visi di atas, program studi Ilmu Hadis menetapkan misinya, yaitu: Pertama, menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dengan pendekatan Research based learning, problem solving based learning dan contextual teaching & learning di bidang hadis dan ilmu hadis. Kedua, melaksanakan pengkajian, penelitian dan pengembangan hadis dan ilmu hadis dalam rangka memberikan solusi terhadap problematika umat, serta merespon perkembangan sains dan teknologi. Ketiga, melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Al-Quran (tilawah, tahsin, dan tahfizh) dan hadis, serta aktualisasi nilai-nilai sunnah di tengah-tengah masyarakat. Keempat, melakukan kerja sama dengan lembaga terkait untuk mendorong percepatan terciptanya tujuan prodi secara maksimal dan diversifikasi kegiatan agar semakin kreatif dan inovatif dalam hal pengembangan kajian hadis dan ilmu hadis.

B.        Profil Lulusan

Profil utama fakultas Ushuluddin Institut PTIQ Jakarta adalah sarjana yang berakhlak mulia, mampu membaca Al-Quran dengan “belain” (benar, lancar, dan indah), memiliki hafalan Al-Quran dan hadis-hadis pilihan, sebagai mufassir pemula yang mampu menerjemahkan dan menafsirkan ayat-ayat Al-Quran atau sebagai pengkaji hadis yang mengetahui riwayah dan dirayah hadis, berwawasan luas, serta bersikap moderat dan toleran.

C.        Kerangka Kurikulum

Kurikulum yang digunakan dalam fakultas Ushuluddin Institut PTIQ dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu: Mata kuliah umum yang merupakan penciri nasional dan Institut, mata kuliah utama yang merupakan penciri Fakultas, dan mata kuliah keahlian yang merupakan penciri Program Studi.

Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) Mata Kuliah Umum

Setiap lulusan Institut PTIQ wajib memiliki kompetensi sebagai berikut:

  • Memiliki pengetahuan dan wawasan tentang ideologi negara, kewarganegaraan, patriotisme, keindonesiaan, dan keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.
  • Memahami cara berpikir yang metodologis, serta mampu menyampaikan gagasan dengan runtut dan logis.
  • Mampu berkomunikasi dengan bahasa lisan dan tulisan sesuai kaedah kebahasaan yang baik dan benar.
  • Mengetahui ilmu dasar ke-Ushuluddin-an, yaitu Al-Quran dan hadis.
  • Mampu membaca Al-Quran dengan “belain” (benar, lancar dan indah).
  • Memiliki hafalan Al-Quran
  • Mampu menghasilkan karya ilmiah yang memberikan solusi bagi problematika masyarakat.
  • Memiliki semangat untuk mengabdi kepada masyarakat.
Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) Mata Kuliah Utama

Setiap lulusan fakultas Ushuluddin wajib memiliki kompetensi sebagai berikut:

  1. Memiliki pemahaman akidah yang benar sesuai dogma Ahlussunnah wal jamaah.
  2. Berakhlak mulia dan tidak menyelewengkan imu pengetahuan dan Agama untuk kepentingan duniawi.
  3. Mengetahui sejarah dan peradaban umat Islam.
  4. Memiliki wawasan yang luas terkait penafsiran Al-Quran, baik yang klasik maupun yang modern/kontemporer.
  5. Mengetahui ilmu-ilmu yang dibutuhkan untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Quran.
  6. Mampu menerjemahkan dan menafsirkan ayat-ayat Al-Quran.
  7. Mengetahui diskursus yang berkembang di kalangan orientalis terkait Al-Quran dan mampu memberikan jawaban atas tuduhan-tuduhan keliru seputar Al-Quran.
  8. Mampu mengajarkan Al-Quran dan hadis kepada orang lain baik dalam lembaga pendidikan formal maupun non formal.
  9. Memiliki semangat dan kemampuan untuk membumikan ajaran-ajaran Al-Quran dan hadis di tengah masyarakat.
  10. Unggul dalam kompetisi yang terkait Al-Quran.
  11. Taat beribadah.
  12. Mampu menghasilkan karya ilmiah yang baik, relevan, solutif, dan terbebas dari plagiasi.
 Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) Mata Kuliah Keahlian

Setiap lulusan program studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir wajib memiliki kompetensi sebagai berikut:

  1. Mengatahui ragam Qiroat Al-Quran.
  2. Mampu menyajikan penafsiran Al-Quran secara tahilili.
  3. Mampu menyajikan penafsiran Al-Quran secara mawdhui (tematik)
  4. Mengetahui wawasan tentang tafsir-tafsir klasik
  5. Mampu mengintegrasikan tafsir Al-Quran dengan keimuan lain (sains).
  6. Mampu menafsirkan Al-Quran secara tekstual dan kontekstual.
  7. Mengetahui sejarah dan perkembangan mushaf Al-Quran.
  8. Mengetahui sejarah dan perkembangan tafsir di nusantara (Indonesia).
  9. Mampu mengungkap nilai substansif (maqashid) dari ayat-ayat Al-Quran.
  10. Mengetahui metode-metode dan pendekatan kontemporer dalam penafsiran Al-Quran.
 PROSPEK LULUSAN (LEARNING OUTCOMES)

Setiap lulusan program studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir akan memiliki kompetensi dan kualifikasi yang mendukung pengembangan profesi mereka.

  1. Kompetensi dan Kualifiasi Utama:
  2. Peneliti Al-Quran
  3. Peneliti tafsir
  4. Penyuluh Agama (dai dan muballigh)
  5. Pengajar (guru) di lembaga pendidikan formal (SD, SMP, SM dan yang sederajat) dan non formal (majelis taklim).
  6. Kompetensi dan Kualifikasi Pendukung:
  7. Imam masjid
  8. Qori Al-Quran
  9. Penulis buku terkait Al-Quran dan tafsir
  10. Penerjemah teks dan literatur berbahasa Arab
  11. Pegawai di kementerian Agama
  12. Pegawai di lembaga sosial keagamaan.
Mahasiswa

Setiap tahun, jumlah pendaftar di fakultas Ushuluddin cenderung meningkat. Calon mahasiswa yang mendaftar harus mengikuti seleksi yang dilakukan oleh Institut PTIQ. Para pendaftar yang telah ditetapkan lolos harus mengikuti seleksi yang dilakukan oleh fakultas Ushuluddin untuk mengetahui kemampuan bahasa Arab dan hafalan Al-Quran karena selama perkuliahan mereka harus mampu membaca literatur klasik berahasa Arab.

  • Pada tahun akademik 2011-2012, pendaftar sebanyak 73 dan diterima 20 orang.
  • Pada tahun akademik 2012-2013, pendaftar sebanyak 86 dan diterima 20 orang.
  • Pada tahun akademik 2013-2014, pendaftar sebanyak 89 dan diterima 31 orang.
  • Pada tahun akademik 2014-2015, pendaftar sebanyak 105 dan diterima 30 orang.
  • Pada tahun akademik 2015-2016, pendaftar sebanyak 109 dan diterima 40 orang.